2009-01-21

Kontrasosial Mati

Bila kamu termenung,

Runtuh kota Hemmingway sebelah timur,

Aku luntur dalam kelopak matamu,

Bertakung kebencian di benakmu,

...............

Dalam jiwa ada muka,

Muka bermuka bergelak senda,

Kekufuran minda yang terkapai-kapai,

Mencari agama yang belum datang,

Kau rampas!

Kau henyak!

Kau rakus!

.....................................

Peluru bagaikan ruji biasa,

Ketawa melihat darah,Ketawa melihat luka,

Ketawa apabila suara tiada,

Tiada nilai ketawa,

Tiada.

..............................

Palestin itu hancur!

Palestin itu kotor!

Palestin itu hanyir!

Tunjang silam goyah menggigil,

Berlendir air liur syaitan ketawa..

.....................................

Menari-nari menanti hukum neraka,

Berlari-lari meninggalkan syurga,

Guguran keringat tiada balasan,

Hampir pasti,

Semua mati,

Nama Palestin tetap gah di bumi

Sunyi.

Sepi.

Mati.


Aku petik karya puisi ku pada tahun 2007 di laman blog friendster.

2 ulasan:

-LaDy rAzOr- berkata...

ermm....kreatif jugak kamu nie ek?????

Unknown berkata...

Bahasa puisi hang memang AAA la cupin...